UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala akses pembiayaan, rendahnya literasi keuangan, dan kurangnya pendampingan usaha. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank syariah terbesar berperan strategis dalam memperkuat UMKM melalui pembiayaan berbasis prinsip keadilan dan kemitraan, seperti murabahah, musyarakah, dan mudharabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk menganalisis kontribusi BSI dalam intermediasi keuangan, perluasan akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta pengelolaan dana ZISWAF bagi penguatan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI mampu meningkatkan kapasitas dan akses modal UMKM melalui KUR Syariah, digitalisasi layanan, dan program pemberdayaan. Pemanfaatan ZISWAF melalui qardhul hasan dan wakaf produktif turut memperkuat fungsi sosial BSI dalam mendukung masyarakat produktif. Dampaknya terlihat pada meningkatnya daya saing UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi lokal. Namun tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan digitalisasi UMKM masih memerlukan perhatian. Secara keseluruhan, BSI berperan signifikan dalam pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis nilai syariah
Copyrights © 2025