Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi merupakan dua konsep utama dalam kajian ekonomi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia. Dalam perspektif ekonomi Islam, kedua konsep tersebut tidak hanya diukur melalui indikator material seperti peningkatan pendapatan dan output, tetapi juga melalui pencapaian tujuan syariah (maqashid al-shariah) yang mencakup keadilan, kesejahteraan sosial, dan keseimbangan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam dengan menekankan landasan filosofis, prinsip-prinsip dasar, serta perbedaannya dengan teori ekonomi konvensional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memandang pertumbuhan sebagai sarana, bukan tujuan akhir, dan pembangunan ekonomi harus berorientasi pada falah (kebahagiaan dunia dan akhirat). Dengan demikian, teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam menawarkan paradigma alternatif yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025