Penelitian ini membahas kritik dan prospek pemikiran ekonomi Islam kontemporer dalam merespons tantangan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ekonomi Islam, metodologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki landasan normatif yang kuat, namun masih menghadapi tantangan metodologis, khususnya dominasi pendekatan normatif dan ketergantungan pada metodologi ekonomi konvensional. Dalam era digitalisasi, ekonomi Islam memiliki peluang untuk meningkatkan inklusi dan efisiensi ekonomi dengan tetap menjaga prinsip-prinsip syariah. Selain itu, ekonomi Islam memiliki prospek besar dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan melalui prinsip etika dan instrumen keuangan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan metodologi integratif antara nilai normatif dan analisis empiris menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan ekonomi Islam ke depan.
Copyrights © 2025