Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal pada fungsi pengeluaran kas berbasis digital di CV. APT, sebuah perusahaan jasa florist modern. Transformasi ke sistem digital melalui layanan e-banking membawa peluang efisiensi sekaligus tantangan baru terkait dokumentasi formal dan prosedur operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses bisnis perusahaan. Analisis dilakukan dengan merujuk pada kerangka kerja COSO (Committee of Sponsoring Organizations). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. APT telah memiliki dasar pengendalian internal yang cukup baik, didukung oleh sistem otorisasi berlapis dan jejak audit elektronik yang aman. Namun, ditemukan beberapa kelemahan signifikan, antara lain adanya rangkap jabatan pada fungsi administrasi dan keuangan, belum tersedianya Prosedur Operasi Standar (SOP) tertulis yang komprehensif, tidak adanya batasan nominal untuk otorisasi transaksi, serta pengamanan kas kecil yang masih lemah. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan struktur organisasi melalui pemisahan tugas, standarisasi dokumentasi formal, dan penetapan kebijakan batas nominal otorisasi guna meminimalkan risiko penyimpangan keuangan serta meningkatkan efisiensi operasional.
Copyrights © 2025