Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari model pembelajaran Experiential learning, Problem Based Learning, dan ceramah secara bersamaan pada mata kuliah MKWK (Mata Kuliah Wajib Kurikulum) bahasa inggris di fakultas hukum Universitas Slamet Riyadi surakarta. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain non randomized pre tes dan posttest group. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 2 yang mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris, sedangkan sampelnya adalah 3 kelas dengan masing masing kelompok, yaitu kelas 01, 03, & 06. Instrumen penjaringan data menggunakan tes, angket dan observasi. Validitas instrumen dan reliabilitasnya diuji dengan menggunakan uji pearson product moment dan alfa Cronbach dengan menggunakan SPSS versi 19. Untuk hasil uji normalitas dan homogenitas, masing masing menggunakan uji Kolmogorov smirnov dan uji lavene tes. Uji hipotesis menggunakan ANOVA satu jalur. Hasilnya adalah bahwa model pembelajaran Experiential Learning dan PBL hasilnya sama, sedangkan kelompok metode ceramah mendapatkan nilai yang kurang. Prestasi belajar lebih baik diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan pengalaman
Copyrights © 2025