Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi hafalan doktrin dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang masih mengabaikan dimensi emosional, padahal Al-Qur'an (QS. Ar-Rahman: 1-4) menekankan prinsip rahmah. Guna mengatasi kesenjangan tersebut, dikembangkanlah sebuah kerangka teori pembelajaran PAI berbasis cinta di MIS Hidayatul Mubtadiin Sungai Raya menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan pendekatan mixed methods. Melalui integrasi tiga pilar utama cinta kepada Allah, sesama, dan alam yang diimplementasikan dalam kurikulum tematik interaktif, hasil penelitian pada 60 siswa menunjukkan efektivitas yang signifikan, yakni peningkatan pemahaman materi sebesar 28% dan penguatan karakter religius sebesar 35%. Berdasarkan keberhasilan ini, model pembelajaran holistik tersebut dinyatakan layak direplikasi di madrasah lain dengan dukungan pelatihan guru serta pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan skalabilitasnya.
Copyrights © 2025