Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kebijakan e-public service dalam layanan kesehatan publik di Indonesia serta mengidentifikasi peluang dan tantangan digitalisasi pelayanan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan analisis sumber sekunder seperti laporan pemerintah, regulasi, serta publikasi ilmiah periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yang menghasilkan empat tema utama: (1) kejelasan dan konsistensi tujuan kebijakan, (2) kapasitas pelaksana, (3) kondisi sosial dan budaya birokrasi, dan (4) transformasi digital layanan kesehatan. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan digital sangat dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan struktural birokrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui penerapan teori Van Meter & Van Horn dalam konteks digital governance serta menawarkan rekomendasi praktis bagi penguatan literasi digital, integrasi kebijakan, dan evaluasi berbasis data dalam layanan kesehatan nasional.
Copyrights © 2025