Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan dalam menentukan kelayakan kredit menggunakan metode inferensi Fuzzy Mamdani berdasarkan variabel penghasilan dan riwayat kredit. Penilaian kelayakan kredit pada praktiknya sering dihadapkan pada ketidakpastian serta subjektivitas karena tingkat penghasilan dan riwayat pembayaran debitur tidak selalu dapat dikelompokkan secara tegas ke dalam kategori tertentu. Metode Mamdani dipilih karena memiliki karakteristik rule-based sehingga keputusan yang dihasilkan dapat dijelaskan secara logis. Penelitian ini menerapkan fungsi keanggotaan fuzzy berbentuk trapesium dan segitiga untuk merepresentasikan variabel linguistik seperti penghasilan rendah, sedang, tinggi serta riwayat kredit buruk, cukup, baik. Mekanisme inferensi fuzzy mencakup proses fuzzifikasi, evaluasi aturan, agregasi, dan defuzzifikasi centroid untuk menghasilkan nilai tegas kelayakan kredit. Pengujian menggunakan 25 data sampel menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi keputusan yang konsisten, yakni tidak layak, dipertimbangkan, dan layak. Model ini dapat menjadi alternatif yang fleksibel bagi analis kredit serta dapat ditingkatkan akurasinya dengan menambahkan variabel dan dataset riil.
Copyrights © 2025