Laba kotor suatu perusahaan yang mengalami penurunan dapat terjadi karena adanya kenaikan harga pokok penjualan dan menyebabkan proses produksi yang tidak efisien. Perubahan tingkat harga penjualan yang tinggi dapat mengakibatkan turunnya jumlah barang yang dijual begitu juga sebaliknya. Jika jumlah penjualan meningkat maka laba kotor akan meningkat, demikian sebaliknya jika jumlah penjualan menurun, maka laba kotor ikut menurun. Jika harga pokok penjualan menurun maka laba kotor akan mengalami naik, begitu pula sebaliknya jika harga pokok penjualan naik maka laba kotor akan mengalami penurunan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penjualan dan harga pokok penjualan terhadap laba kotor pada PT Sepatu Bata Tbk. tahun 2014 – 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau numerik yang dapat dihitung dan dianalisis secara statistik.Data ini digunakan untuk mengukur variabel tertentu secara objektif, memungkinkan perbandingan, pengujian hipotesis, dan pengambilan keputusan berbasis data. Secara parsial (uji t) pada variabel penjualan 3,0652,021 yang berarti terdapat pengaruh variabel penjualan terhadap laba kotor pada PT. Sepatu Bata TBK. Secara parsial (uji t) pada harga pokok penjualan -1.3062,021 yang berarti tidak terdapat pengaruh variabel harga pokok penjualan terhadap laba kotor pada PT. Sepatu Bata Tbk. Secara simultan (uji F) adalah 12,2603,23 maka Ha diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh penjualan dan harga pokok penjualan terhadap laba kotor pada PT. Sepatu Bata Tbk.Kata Kunci: Harga Pokok Penjualan, Laba Kotor, Penjualan.
Copyrights © 2025