Kunjungan luar negeri pertama Presiden Prabowo pada November 2024 mendapat perhatian luas. Kunjungan tersebut dipandang penting sebagai acuan arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah pemerintahan baru. Studi ini menggunakan analisis model framing Entman terhadap liputan The Economist dan Channel News Asia untuk memperoleh gambaran umum perspektif media internasional terhadap kunjungan tersebut. Analisis model framing Entman menunjukkan bahwa kedua media tersebut menilai kunjungan luar negeri pertama Presiden Prabowo tidak berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Framing yang dilakukan kedua media tersebut tidak terlepas dari sikap ideologis mereka.
Copyrights © 2025