Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam berbagai bidang, termasuk sektor pertanian. Di Kabupaten Tanah Datar, sektor pertanian memiliki peran vital dalam perekonomian masyarakat, namun masih dihadapkan pada tantangan variasi produktivitas antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan dan analisis spasial produktivitas lima komoditas utama padi, jagung, ubi jalar, ubi kayu, dan kacang tanah dengan menggunakan GIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola produktivitas pertanian sangat bervariasi antar kecamatan, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kesesuaian lahan, agroklimat, sistem irigasi, dan praktik budidaya. Kecamatan seperti X Koto, Batipuh, Pariangan, dan Salimpaung memiliki produktivitas tinggi, sedangkan wilayah Padang Ganting, Tanjung Emas, dan sebagian Lintau Buo menunjukkan produktivitas rendah. GIS terbukti efektif dalam memvisualisasikan data spasial dan mendukung perumusan kebijakan pertanian yang tepat sasaran. Informasi ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk menyusun strategi peningkatan produktivitas berdasarkan potensi wilayah. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, produktivitas pertanian, analisis spasial, pemetaan
Copyrights © 2025