Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar dengan intensitas rata-rata harian sinar matahari mencapai 4,8 kWh/m2. Sumber energi ini dapat dimanfaatkan untuk listrik dengan menggunakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), tetapi dalam pemanfaatannya PLTS memiliki kelemahan yaitu panel surya tidak dapat menghasilkan energi listrik pada saat malam hari. Untuk itu perlu dilakukan penggunaan cara penggabungan antara panel surya sebagai pembangkit listrik cadangan dan sumber listrik perusahaan listrik negara (PLN) sebagai sumber utama. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem hybrid PLTS terintegrasi ATS dengan sistem penyimpanan energi pada baterai. Penelitian ini diharapkan menghasilkan sistem yang mampu menyediakan suplai listrik dengan dua sumber yaitu energi matahari sebagai sumber cadangan dan PLN sebagai sumber utama dengan sistem kerja alat Automatic Transfer Switch (ATS). Metode penelitian dilakukan dengan perancangan, perakitan dan pengujian sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada saat listrik dari PLN padam maka secara otomatis suplai daya ke beban dialihkan sumbernya ke panel surya dan pada saat listrik dari panel surya padam maka suplai daya ke beban dialihkan sumbernya ke PLN secara otomatis.
Copyrights © 2025