Kandungan logam besi (Fe) yang terdapat dalam limbah tekstil jumputan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan di sekitar industri. Salah satu metode untuk mengurangi kandungan logam besi (Fe) dalam limbah tekstil jumputan yaitu melalui proses adsorpsi. Kulit durian mengandung selulosa yang tinggi yaitu 50-60%, lignin dan pati masing-masing 5% yang berpotensi dapat dijadikan bahan baku untuk pembuatan karbon aktif. Pembuatan karbon aktif ini dapat dikombinasikan dengan bentonit. Bentonit merupakan adsorben yang dapat digunakan karena banyak mengandung monmorillonite dan kemampuan mengembang. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan kemampuan efisiensi adsorben dan kapasitas adsorpsi maksimum komposit bentonit-karbon aktif kulit durian serta menentukan model isoterm yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode adsorpsi dengan variasi aktivaktor konsentrasi KOH 2M, 3M dan 4M dan variasi waktu pengontakan 10, 20, 30 dan 40 menit selanjutnya dilakukan analisa konsentrasi logam besi (Fe) menggunakan alat spektofotometri serapan atom (AAS). Didapatkan hasil yakni bahwa aktivator konsentrasi KOH 3M dengan waktu optimum pengontakan 40 menit didapat nilai efisiensi adsorpsi sebesar 94,96% dan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 3,30 mg/g, serta penentuan model isoterm adsorpsi mengikuti model isoterm langmuir dikarenakan memiliki nilai R2 yang mendekati 1, yakni dengan nilai yang didapat sebesar 0.9954.
Copyrights © 2025