Program makan bergizi gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan kesetaraan gizi pada Masyarakat serta untuk meningkatkan pelayanan publik khususnya pada bidang Pendidikan dan Kesehatan. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis secara mendalam dalam kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berfokus pada program MBG di Dapur Kedungsari, Magelang Utara. Analisis berfokus pada bentuk layanan, kualitas layanan, dan efektivitas kolaborasi berbagai pihak untuk menyukseskan program serta peningkatan kualitas layanan. Permasalahan yang muncul berupa keterbatasan variasi menu, konsistensi rasa, serta pada penanganan bagi alergi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan pemerintah sekitar, pegawai SPPG, pihak sekolah, orang tua siswa, baik dalam proses produksi hingga pada evaluasi dan pengawasan layanan MBG. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara langsung dari pihak pegawai, ahli gizi, dan siswa. Selain itu data juga didukung dengan dokumen, jurnal, serta laporan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin baik dari pihak pemerintah-masyarakat khususnya dalam oengawasan. Serta kolaborasi internal pihak SPPG dan ahli gizi beserta pihak sekolah telah terjalin. Meskipun kolaborasi tersebut masih belum optimal khususnya dalam penguatan pengawasan dan peningkatan akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi layanan.
Copyrights © 2025