Meningkatnya kesadaran konsumen terhadap aspek kesehatan dan keamanan pangan telah mendorong peningkatan permintaan beras organik. Salah satu pendekatan untuk menghasilkan beras organik yaitu manajemen budidaya salah satunya penggunaan pupuk organik diperkaya mikroba. Sebagian besar evaluasi hanya sampai tahap hasil pertumbuhan namun evaluasi terkait mutu beras, karakter pemasakan, dan profil viskoamilografi dari penggunaan pupuk organik diperkaya mikroba masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisikokimia, sifat pemasakan, dan profil viskoamilografi pada lima varietas padi, yaitu IPB 3S, Inpari 24, Hipa 18, Inpari 32, dan Tarabas yang dibudidayakan dengan aplikasi pupuk organik diperkaya mikroba pada dosis 0, 10, 20, dan 30 ton/ha. Variabel yang diamati meliputi rendemen beras, mutu fisik beras, kadar air beras, kadar amilosa, konsistensi gel, nisbah penyerapan air, dan profil viskositas pati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik diperkaya mikroba tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap rendemen, bentuk beras, densitas, dan porositas. Variasi karakteristik mutu lebih banyak ditentukan oleh faktor genetik masing-masing varietas. Temuan ini menegaskan bahwa karakter varietas berperan dominan dalam menentukan mutu beras, terlepas dari perlakuan pemupukan organik yang diberikan. Secara keseluruhan, kelima varietas yang diuji belum sepenuhnya memenuhi standar SNI 6128:2020 untuk parameter mutu beras yang diamati setelah perlakuan pupuk organik diperkaya mikroba.
Copyrights © 2025