Permasalahan sampah organik menjadi isu lingkungan yang krusial di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menghadapi permasalahan pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik yang umumnya hanya dibakar atau ditimbun sehingga menimbulkan pencemaran. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik Participatory Action Research (KKN T-PAR), mahasiswa Universitas Al Hikmah Indonesia berupaya memberikan solusi berupa pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Artikel ini membahas latar belakang permasalahan, metode partisipatif yang digunakan, dinamika pelaksanaan program, serta hasil dan dampak yang diperoleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Temaji tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam mengolah limbah organik, tetapi juga merasakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dari keberlanjutan program ini.
Copyrights © 2025