Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang melebihi batas normal, yaitu 130/80 mmHg. Tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan senyawa antihipertensi yang berasal dari bahan alam seperti flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa dan aktivitas antihipertensi dari ekstrak etanol daun awar-awar (Ficus septica Burm F.) berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Simplisia daun awar-awar diektraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dilakukan uji skrining fitokimia . Tikus jantan sebanyak 15 ekor dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na.CMC 1%), kontrol positif (Captopril), serta kelompok ekstrak daun awar-awar dengan dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB.. Pengukuran tekanan darah menggunakan alat Non- Invasive Blood Pressure (NIBP). Hasil skrining fitokimia positif golongan senyawa alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid serta memiliki potensi dalam menurunkan tekanan darah tikus putih. Kesimpulan menujukkan bahwa ekstrak etanol daun awar-awar mengandung senyawa alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid sedangkan ekstrak etanol 70% daun awar-awar dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB memiliki aktivitas antihipertensi pada tikus putih jantan.
Copyrights © 2026