Anemia remaja seringkali disebabkan rendahnya asupan zat besi,kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan perilaku tidak sehat seperti merokok. Data WHO tahun 2020 30-40 remaja menderita anemia dan data SKI 2023 menyebutkan bahwa kelompok perokok terbanyak adalah usia 15-19 tahun. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengupayakan pencegahan anemia remaja, meningkatkan pengetahuan melalui edukasi anemia, kesehatan reproduksi dan perilaku merokok remaja. Media yang digunakan adalah Game Edukasi Monopoli Anemia (GEMA), Poster, Leaflet dan Buku Saku “Hidup Sehat Tanpa Rokok”. Kegiatan dilaksanakan dari Mei -November 2025 di SMP N 14 Madong, Kelurahan Kampung Bugis. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia dari 65 (pre test) menjadi 89 (post test), Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dari dan perilaku merokok remaja, dari 75 (pre test) menjadi 87 (post test). Deteksi anemia dari 16% anemia ringan setelah di edukasi dan diberi tablet Tambah Darah (TTD) menjadi 100% tidak anemia.
Copyrights © 2025