Artikel ini mengkaji humilitas menurut Thomas Aquinas sebagai paradigma kepemimpinan Kristiani yang relevan bagi konteks Gereja dan organisasi modern. Melalui studi literatur teologis dan integrasi dengan temuan penelitian kepemimpinan kontemporer, artikel ini menunjukkan bahwa humilitas memiliki implikasi langsung pada fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, komunikasi, pengambilan keputusan, pengembangan SDM, dan penyelesaian konflik. Kesaksian para santo dan martir memperlihatkan dimensi praktis dan keberanian profetis yang lahir dari kerendahan hati sebagai spiritualitas pelayanan. Penelitian modern mengenai humble leadership semakin menegaskan dampaknya terhadap kepercayaan, keselamatan psikologis, kreativitas, dan kesejahteraan anggota organisasi. Melalui integrasi teologis manajerial tersebut, artikel ini menyimpulkan bahwa humilitas Aquinas menawarkan paradigma kepemimpinan transformatif yang mampu menjembatani tradisi iman dengan tuntutan manajemen sumber daya manusia di era kontemporer. Kerangka ini berkontribusi pada pembentukan pemimpin Kristiani yang reflektif, dialogis, berbelarasa, dan berorientasi pada kebaikan bersama
Copyrights © 2025