Penelitian ini menguji pengaruh nilai perusahaan (Market-to-Book/MTB), profitabilitas (Net Profit Margin/NPM), dan inflasi terhadap kebijakan dividen (Dividend Payout Ratio/DPR) dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol pada subsektor food & beverage di Bursa Efek Jakarta. Populasi terdiri dari 95 perusahaan dengan kriteria dan purposive sampling diperoleh 31 perusahaan (93 sampel) untuk periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan SPSS 25. Hasil menunjukkan variabel nilai perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,042; t=2,031; p=0,046). Variabel profitabilitas (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,989; t=2,587; p=0,012) dan inflasi tidak berpengaruh signifikan (β=−0,454; t=−0,175; p=0,862). Secara simultan model signifikan (F=3,564; p=0,011) dengan Adjusted R²=0,126. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan valuasi pasar dan margin laba yang lebih tinggi cenderung meningkatkan pembayaran dividen, sementara tekanan inflasi pada periode observasi tidak mengubah kebijakan dividen secara berarti. Bagi investor dan regulator indikator nilai perusahaan dan profitabilitas relevan untuk menilai konsistensi kebijakan dividen di subsektor ini.
Copyrights © 2026