Fenomena yang melatarbelakangi penelitian adalah pengangkatan Kaesang menjadi Ketum PSI. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana media Kompas.com dan CNNIndonesia.com membingkai berita tentang pengangkatan Kaesang menjadi ketua umum PSI. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan analisis framing dari Pan dan Kosicki. Teori pada penelitian ini adalah Agenda Setting dari McCombs dan Shaw. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah berita yang disajikan Kompas.com dan CNNIndonesia.com berbeda. Dalam penyampaiannya, CNNIndonesia.com terlalu banyak menjelaskan keburukan-keburukan dari pengangkatan Kaesang menjadi Ketua Umum PSI dibandingkan dengan informasi mengenai latar belakang pengangkatan kaesang itu sendiri seperti kapan, di mana, bagaimana pengangkatan dilakukan dan siapa yang digantikan Kaesang. Selain itu, banyaknya kata, diksi, dan narasi yang bermakna negatif sehingga CNNIndonesia.com dinilai tidak berimbang dan terlalu memojokkan pengangkatan Kaesang menjadi ketum PSI. Lain halnya dengan Kompas.com yang mana selain memberikan penilaian mengenai diangkatnya Kaesang menjadi ketum PSI, Kompas.com juga banyak menjelaskan informasi mengenai pengangkatan Kaesang itu sendiri. Diksi yang digunakan juga tidak terlalu frontal sehingga Kompas.com dinilai tidak memojokkan dan lebih berimbang dari CNNIndonesia.com.
Copyrights © 2026