Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna yang tersirat dalam beberapa karya puisi terpilih dari Antologi Empedu Tanah (2019) yang ditulis oleh Inggit Putria Marga dengan menggunakan pendekatan pragmatisme, khususnya melalui pandangan William James dan Kenneth Burke. Pendekatan ini menekankan bahwa makna dan kebenaran dalam puisi ditentukan oleh dampak nyata yang ditimbulkannya pada kehidupan, moralitas, dan kesadaran pembaca, bukan hanya oleh keindahan dari bahasanya. metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis beberapa puisi dalam konteks sosisal, psikologis, dan filosofis yang terkandung dalam karya tersebut. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa setiap puisi tidak hanya menawarkan keindahabn Bahasa, tetapi juga menyampaikan pesan etis, kritik terhadap masyarakat, serta refleksi spiritual yang mendorong pembaca unruk bertindak dan merenungkan kehidupannya. kebenaran dakam karya-karya itu bersifat pragmatis, yang artinya tergantung pada seberapa ampuh teks tersebut dalam mengubah perspektif, perilaku, dan empati pembaca terhadap realitas kemanusiaan. oleh karena itu, teori pragmatisme sangat relavan untuk memahami lapisan-lapisan makna yang tersembunyi dalam sastra modern, khususnya puisi-puisi kontemporer Indonesia yang kaya akan simbolisme, kritik sosial, dan nilai-nilai etika.
Copyrights © 2026