Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Pulau Doom, Kota Sorong. Fokus kajian mencakup transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, efektivitas, serta responsivitas pemerintah dalam memberikan layanan kepada warga. Pulau Doom sebagai wilayah kepulauan memiliki karakteristik sosial dan geografis yang unik, sehingga menuntut model tata kelola yang adaptif dan inklusif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi lapangan, dan telaah dokumen terkait pelayanan publik di tingkat kelurahan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana prinsip good governance diterapkan serta hambatan yang dihadapi aparat pemerintah setempat. Temuan menunjukkan adanya upaya peningkatan kualitas pelayanan, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya, koordinasi yang belum efektif, dan akses informasi publik yang kurang optimal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi good governance di Pulau Doom belum sepenuhnya optimal meskipun terdapat kemajuan pada aspek partisipasi masyarakat dan transparansi layanan dasar. Diperlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan akses layanan, serta sistem komunikasi publik yang lebih efektif untuk mewujudkan tata kelola yang lebih baik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan pelayanan publik di wilayah kepulauan, khususnya dalam konteks administrasi negara di Kota Sorong
Copyrights © 2026