Perkembangan kebutuhan masyarakat menuntut pemerintah daerah untuk melakukan pembaruan sistem administrasi publik yang lebih responsif, efektif, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen inovasi dalam proses pembaruan administrasi publik di Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi pada perangkat distrik dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Distrik Sorong Timur telah menerapkan berbagai inovasi administrasi seperti digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur pelayanan, dan penguatan kapasitas aparatur dalam penggunaan teknologi informasi. Manajemen inovasi berperan penting dalam mendorong pembaruan tersebut melalui tahap perencanaan yang terarah, pengorganisasian yang adaptif, serta pengawasan berbasis evaluasi kinerja. Namun demikian, implementasi inovasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi sebagian aparatur, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam proses transformasi layanan.
Copyrights © 2026