Pengelolaan reputasi dan respons terhadap narasi publik menjadi aset vital bagi keberlangsungan perusahaan sektor migas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas dan peran media monitoring yang dilakukan oleh Weber Shandwick Indonesia dalam mendukung strategi komunikasi Public Relations ExxonMobil Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan konsultan senior, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weber Shandwick memfokuskan aktivitas monitoring secara eksklusif pada artikel situs web digital melalui tiga tahapan sistematis: pencarian berita, kurasi data menggunakan Google Workspace, dan analisis rekomendasi. Secara operasional, kegiatan ini diklasifikasikan ke dalam frekuensi harian, bulanan, dan per liputan acara untuk memantau isu makro, kompetitor, serta tren industri. Lebih lanjut, penelitian menemukan bahwa media monitoring berperan strategis dalam empat pilar utama: sebagai analisis lanskap kompetitif, tolok ukur evaluasi kinerja kampanye, landasan pembelajaran untuk manajemen krisis fase pra-krisis, serta penguatan reputasi dan brand positioning. Disimpulkan bahwa integrasi data media monitoring berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan input krusial bagi ExxonMobil untuk meminimalisir risiko bisnis serta merumuskan keputusan komunikasi yang akurat di tengah dinamika pasar.
Copyrights © 2026