Kecemasan menjelang persalinan pada ibu hamil merupakan permasalahan kesehatan yang memerlukan penanganan segera karena dapat memicu komplikasi serius pada ibu dan janin. Data WHO tahun 2020 menunjukkan rata-rata 223 kematian per 100.000 kelahiran hidup di negara berkembang. Di Indonesia, AKI mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup. Prevalensi kecemasan pada ibu hamil secara global berkisar 14–54%, sedangkan di Indonesia mencapai 28,7%. Gangguan kecemasan memengaruhi kesehatan mental dan fisik melalui peningkatan hormon stres seperti kortisol dan katekolamin. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kontraksi rahim yang tidak normal, tekanan darah tinggi, preeklamsia, keguguran kelahiran prematur, hingga bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi media video tentang persiapan persalinan terhadap kecemasan ibu hamil di Puskesmas Banguntapan II. Metode penelitian menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan pendekatan Two Group Pre-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di Puskesmas Banguntapan II. Insidental Sampling dengan 34 responden, 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa modifikasi kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan media video edukasi, data analis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,018. Nilai rata-rata kecemasan pada kelompok intervensi menurun dari 8,24 menjadi 5,76, dengan demikian disimpulkan ada pengaruh edukasi media video tentang persiapan persalinan terhadap kecemasan pada ibu hamil di Puskesmas Banguntapan II.
Copyrights © 2025