Hunatech
Vol 4 No 2 (2025): Hunatech: Oktober 2025

Language Choice among Young Sarawak Malay Speakers in the Simunjan District

binti Drahman, Ayu (Unknown)
bin Tuah, Dilah (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pilihan bahasa di kalangan penutur bahasa Melayu Sarawak muda di distrik Simunjan dengan berfokus pada dua tujuan utama: (i) untuk menentukan bahasa yang paling sering digunakan oleh kaum Melayu Sarawak muda di Simunjan di berbagai bidang seperti keluarga, pertemanan, pendidikan, agama, dan pekerjaan; dan (ii) untuk mengidentifikasi sikap mereka terhadap pentingnya penggunaan dialek lokal sebagai penanda identitas budaya dan warisan linguistik mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Sebanyak 100 responden mengisi kuesioner yang dibagikan, dan data dianalisis menggunakan Teori Domain Fishman (1972). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum Melayu Sarawak muda di Simunjan terus menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan dialek Melayu Simunjan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Dialek tersebut tetap dominan dalam bidang keluarga, pertemanan, agama, dan pekerjaan, menunjukkan peran pentingnya dalam melestarikan identitas budaya dan memperkuat hubungan sosial. Meskipun terdapat pergeseran yang nyata menuju Bahasa Melayu Standar dalam konteks pendidikan dan formal, penggunaan dialek lokal tetap kuat, terutama dalam komunikasi dan interaksi informal di dalam komunitas lokal. Temuan ini menegaskan bahwa dialek Melayu Simunjan tetap relevan dan terus memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari kaum muda di Simunjan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hunatech

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Sebuah jurnal multidisiplin yang memuat kajian dengan perspektif alam, manusia, dan teknologi, termasuk ekonomi, pertanian, teknologi informasi, seni, dan budaya. Jurnal diterbitkan 2 kali dalam setahun, yakni pada Juni dan Oktober oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut ...