Kelompok Tani Makaryo Tani di Dusun Cengklok, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, memiliki potensi unggulan berupa produk olahan lempeng singkong. Permasalahan utama mitra meliputi proses produksi manual, keterbatasan strategi pemasaran, belum optimalnya pencatatan biaya, serta keterbatasan legalitas dan branding produk. Melalui pendekatan community development, program ini berfokus pada pemanfaatan potensi lokal yang telah ada dengan intervensi teknologi dan pelatihan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendampingan perhitungan harga pokok produksi, pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan website, penguatan branding dengan desain kemasan dan stiker, serta fasilitasi legalitas berupa sertifikasi Halal. Selain itu, bantuan mesin produksi diberikan untuk meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam manajemen usaha, pemasaran digital, serta legalitas produk. Pembentukan organisasi dengan branding Lempi-Go dan serah terima teknologi menjadi bentuk keberlanjutan program agar mitra mampu mengelola usaha secara mandiri. Dengan demikian, PkM ini berhasil mendorong transformasi usaha tradisional menuju agribisnis berbasis digital yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025