Penelitian ini mengkaji pengaruh pemahaman akuntansi, tingkat pendidikan, dan motivasi usaha terhadap penerapan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM berbasis makanan di Kecamatan Bojongloa Kidul. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM berada pada tingkat yang cukup baik, dengan pengaruh signifikan dari pemahaman akuntansi, tingkat pendidikan, dan motivasi usaha. Pemahaman akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan SAK EMKM, demikian pula dengan tingkat pendidikan dan motivasi usaha. Namun, tingkat pendidikan tidak selalu berhubungan langsung dengan penerapan SAK EMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan akuntansi dan motivasi dapat meningkatkan kepatuhan terhadap SAK EMKM, yang pada gilirannya dapat meningkatkan manajemen usaha dan akses terhadap pembiayaan. Penelitian ini juga merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi penerapan SAK EMKM.
Copyrights © 2026