Keberadaan manusia telah sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, khususnya bagi generasi muda, yang tumbuh sebagai pengguna media sosial, aplikasi berbasis data, dan layanan daring yang sering. Meskipun teknologi memudahkan banyak aspek kehidupan, teknologi juga membahayakan keamanan dan privasi data pribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji sejauh mana generasi muda memandang pelanggaran privasi sebagai akibat dari teknologi digital. Sebanyak 32 responden diberikan kuesioner sebagai bagian dari pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa, dengan skor rata-rata 4,07, tingkat penggunaan teknologi digital masuk dalam kategori tinggi, sedangkan skor pelanggaran privasi adalah 3,64. Meskipun demikian, terdapat hubungan yang sangat lemah (r = 0,0287) antara keduanya, yang menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan teknologi digital tidak selalu sesuai dengan peningkatan pelanggaran privasi. Penelitian ini menyiratkan bahwa tingkat pelanggaran privasi dapat dipengaruhi oleh karakteristik tambahan, seperti literasi digital dan pengetahuan tentang pengaturan privasi. Akibatnya, generasi muda harus lebih terinformasi dan lebih sadar akan privasi digital.
Copyrights © 2025