Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kecantikan di Kota Pangkal Pinang mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan dan produk perawatan diri. Meskipun demikian, keterbatasan sumber daya serta intensitas persaingan bisnis menuntut para pelaku usaha untuk menyusun strategi komunikasi pemasaran yang lebih inovatif, khususnya melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menyusun strategi komunikasi digital yang sesuai bagi pelaku UMKM kecantikan, guna meningkatkan visibilitas merek, memperkuat relasi pelanggan, dan mendorong pertumbuhan penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dan wawancara. Subjek penelitian meliputi pemilik salon, klinik kecantikan, distributor produk perawatan kulit lokal, dan penyedia layanan tata rias. Teknik analisis data meliputi : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial secara aktif, penggunaan WhatsApp Business, kolaborasi dengan influencer lokal, serta penyusunan konten edukatif dan bersifat personal merupakan komponen utama dalam membangun komunikasi pemasaran yang efektif. Temuan ini memberikan acuan strategis bagi UMKM untuk merancang komunikasi digital yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik konsumen lokal di Pangkal Pinang.
Copyrights © 2025