Urgensi penelitian ini untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan mempercepat proses pembayaran dalam mendukung kelancaran pembangunan energi di wilayah tersebut Transformasi digital di sektor keuangan menjadi kunci peningkatan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan transaksi. PT PLN (Persero) sebagai BUMN penyedia listrik nasional turut menerapkan sistem Centralized Payment melalui aplikasi Vendor Invoicing Portal (VIP) untuk menyederhanakan proses penagihan dan pembayaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan sistem tersebut di PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Utara (SBU). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan model DeLone dan McLean (2003) sebagai kerangka evaluasi yang mencakup enam dimensi: information quality, system quality, service quality, use, user satisfaction, dan net benefit. Teknik sampel yang digunakan di penelitian ini adalah purposive sampling. Narasumber penelitian ini adalah manajer Keuangan, asisten manajer keuangan dan karyawan sub-bidang keuangan PT PLN (Persero) UIP SBU yang telah bergabung sebelum penerapan sistem VIP dan memiliki pengalaman intens dalam berinteraksi dengan aplikasi tersebut. Pemilihan narasumber juga mempertimbangkan aspek kejujuran dan keterbukaan dalam menyampaikan pendapat, untuk meminimalkan bias data. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan panduan wawancara. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi atau gabungan ketiganya (triangulasi). Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, terakhir uji keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas (credibility), uji transferbilitas (transferability), uji dependabilitas (dependability), dan uji konfirmabilitas (confirmability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa VIP membantu digitalisasi pembayaran menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien, serta meningkatkan produktivitas dan transparansi kerja. Namun, tantangan seperti ketergantungan pada server pusat dan gangguan jaringan masih mempengaruhi kelancaran proses. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi PLN (Persero) untuk memperbaiki infrastruktur teknis dan pelatihan pegawai, serta sumbangan teoretis bagi pengembangan sistem informasi di BUMN.
Copyrights © 2026