Penelitian ini memiliki urgensi tinggi mengingat meningkatnya dominasi Generasi Z dalam pasar tenaga kerja Bali yang belum diiringi dengan tingkat loyalitas kerja yang memadai. Tingginya mobilitas tenaga kerja muda serta tuntutan terhadap fleksibilitas, pengakuan, dan pengembangan diri menjadi tantangan bagi perusahaan, termasuk PT Semesta Mayuri Abadi. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji faktor finansial dan psikologis yang berperan dalam meningkatkan loyalitas kerja Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan Generasi Z terhadap insentif finansial dan non-finansial dalam membangun loyalitas kerja di PT. Semesta Mayuri Abadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap karyawan Generasi Z yang bekerja di perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan Generasi Z menerima dua bentuk insentif utama, yaitu finansial dan nonfinansial, yang keduanya memiliki peran penting dalam membentuk loyalitas kerja. Insentif finansial, seperti gaji pokok, bonus, uang lembur, dan tunjangan tambahan, berfungsi sebagai penghargaan langsung atas kontribusi kerja dan mendorong loyalitas pada tahap awal. Sementara itu, insentif nonfinansial, meliputi apresiasi prestasi, pelatihan pengembangan diri, lingkungan kerja yang nyaman, hubungan harmonis dengan rekan dan atasan, serta keterlibatan dalam pengambilan keputusan, terbukti memiliki pengaruh lebih signifikan terhadap kepuasan, motivasi, dan keterikatan jangka panjang. Temuan ini menekankan bahwa keseimbangan antara insentif finansial dan nonfinansial memungkinkan karyawan merasa dihargai, berkembang secara profesional, serta membangun keterikatan emosional yang kuat dengan perusahaan.
Copyrights © 2026