Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran perangkat lunak pada PT Himalaya Indo Karya menggunakan pendekatan SWOT yang didukung Matriks IFAS dan EFAS. Perusahaan berfokus pada segmen B2B dan B2G, namun kontribusi penjualan perangkat lunak masih relatif rendah dibandingkan perangkat keras. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan berada pada koordinat strategi (−0,12; 0,18) atau Kuadran III (Weakness–Opportunity). Kondisi ini menggambarkan kelemahan internal yang masih dominan, khususnya pada proses pengelolaan proyek, dokumentasi kebutuhan, dan promosi digital, sementara peluang eksternal tetap terbuka melalui tren digitalisasi dan dukungan kebijakan teknologi lokal. Strategi yang direkomendasikan adalah turnaround, yaitu memperbaiki kelemahan internal sambil memanfaatkan peluang secara bertahap. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan penjualan perangkat lunak menuntut penguatan proses internal, konsistensi layanan, dan perencanaan strategi pemasaran yang lebih terstruktur.
Copyrights © 2025