Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor ekonomi makro yang meliputi inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi terhadap minat investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan kapabilitas perusahaan yang diproksikan melalui Return on Assets (ROA) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan kausalitas dan data sekunder berbentuk panel dari 20 perusahaan yang konsisten tergabung dalam indeks LQ45 selama periode 2020–2024. Data diperoleh dari Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bursa Efek Indonesia (IDX), kemudian dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi, suku bunga, dan nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap minat investasi, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif signifikan. Selain itu, kapabilitas perusahaan terbukti memoderasi hubungan antara faktor-faktor ekonomi makro dan minat investasi, dengan memperkuat pengaruh positif pertumbuhan ekonomi serta melemahkan dampak negatif inflasi dan nilai tukar. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya stabilitas makroekonomi dan penguatan kapabilitas internal perusahaan dalam meningkatkan daya tarik investasi dan menjaga keberlanjutan pasar modal nasional.
Copyrights © 2025