Studi peneliti berorientasi untuk mengkaji imbas pengamalan green accounting terhadap harga sekuritas pada perusahaan area healthcare yang terinventarisasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) semasa 2023–2024. Seiring meningkatnya penerapan prinsip keberlanjutan di pasar modal, pemodal semakin mempertimbangkan akuntabilitas lingkungan perusahaan sebagai bagian dari penilaian nilai perusahaan, selain kinerja finansial. Studi peneliti memanfaatkan pendekatan kuantitatif desain eksplanatori dan menunggangi data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta peringkat PROPER. Sampel penelitian menyertakan29 perusahaan area healthcare yang dipilih mengacu ketersediaan dan konsistensi pelaporan data. Penerapan green ditargetkan melalui biaya lingkungan, kinerja pengendalian lingkungan diukur memanfaatkan klasemen PROPER, dan kinerja keuangan direpresentasikan oleh Return on Assets (ROA) serta Earnings per Share (EPS). Harga sekuritas diukur berdasarkan harga penutupan sekuritas tahunan. Analisis data direalisasikan memanfaatkan regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 5%. Output penelitian menyiratkan jika biaya lingkungan, klasemen PROPER, ROA, dan EPS berimpak konstruktif dan signifikan berkenaan harga sekuritas. Temuan ini menyiratkan bahwa integrasi tanggung jawab lingkungan dan kinerja keuangan yang kuat berperan dalam mengoptimalkan nilai perusahaan area healthcare di pasar modal
Copyrights © 2025