Bisnis kuliner berkembang pesat dan persaingan ketat menuntut perusahaan mengadopsi strategi untuk memuaskan konsumen. Penting bagi bisnis memahami keinginan pelanggan guna meningkatkan daya saing, termasuk menetapkan harga wajar. Keputusan pembelian terdiri dari tahap pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku purna pembelian. Brand image, harga, dan rasa adalah faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian. Brand image terbentuk dari interaksi konsumen dengan merek dan nilai yang diusung, sementara harga harus seimbang karena terlalu tinggi atau rendah dapat merusak penjualan. Rasa adalah kunci kepuasan konsumen, terutama pada kuliner seperti Seblak, yang digemari karena rasa pedas uniknya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh brand image, harga, dan rasa terhadap keputusan pembelian di Warung Seblak Smanda II Tasikmalaya dan faktor mana yang paling berdampak. Metode kualitatif dengan desain studi lapangan dan data cross-sectional digunakan, dengan analisis regresi linier berganda memakai SPSS serta skala Likert untuk data ordinal. Hasil penelitian menunjukkan brand image berpengaruh positif (nilai 0,110) meningkatkan keputusan pembelian, harga berpengaruh negatif (semakin mahal, keputusan membeli menurun), dan rasa juga berpengaruh negatif (semakin tidak enak, keinginan membeli menurun). Harga menjadi variabel paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian secara signifikan, namun secara parsial harga adalah faktor utama yang memengaruhi keputusan membeli Seblak Smanda.
Copyrights © 2026