Sebuah jenis evaluasi yang dikenal sebagai kinerja keuangan didasarkan pada konsep efisiensi dan manfaat dalam penerapan anggaran keuangan. Perusahaan dapat mengevaluasi efektivitas dan efisiensi operasional mereka selama periode waktu tertentu melalui kinerja keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana pertumbuhan penjualan, struktur modal, dan solvabilitas mempengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini memakai teknik asosiatif dan bersifat kuantitatif. Semua perusahaan di subsektor makanan serta minuman yang ada di Bursa Efek Indonesia membentuk populasi penelitian ini. Metode sampling proposisional dengan kriteria tertentu dipakai pada penelitian ini, menghasilkan ukuran sampel sebanyak sepuluh perusahaan. Baik pendekatan analisis asumsi linier tradisional maupun multiple digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis parsial membuktikan kinerja keuangan tidak dipengaruhi oleh solvabilitas, struktur modal, atau pertumbuhan penjualan. Hasil analisis simultan menunjukkan bahwa kinerja keuangan tidak dipengaruhi oleh solvabilitas, struktur modal, atau pertumbuhan penjualan.
Copyrights © 2026