Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap investasi di pasar modal menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah Single Investor Identification (SID) pada Agustus 2025 mencapai 17,59 juta. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal Indonesia juga diikuti oleh dinamika pergerakan harga saham yang semakin kompleks dan sensitif terhadap perubahan kebijakan, baik domestik maupun global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor-faktor fundamental, khususnya earnings per share (EPS), book value per share (BVPS), dan dividend payout ratio (DPR) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan hypothetico-deductive method dengan pendekatan kausalitas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 13 perusahaan perbankan yang menjadi sampel penelitian. Data laporan keuangan perusahaan diolah menggunakan Microsoft Excel dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS dan DPR berpengaruh positif terhadap harga saham, sedangkan BVPS tidak dapat dibuktikan pengaruhnya terhadap harga saham. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh terhadap harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa indikator profitabilitas dan kebijakan dividen merupakan faktor fundamental yang penting dalam penilaian saham perbankan.
Copyrights © 2026