Penurunan IHSG pada pertengahan Maret 2025 didorong oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis variabel yang dapat memengaruhi fluktuasi harga saham dalam industri konsumen non-siklik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Arus Kas Bebas (FCF) dan ukuran perusahaan diperiksa sebagai variabel independen, sedangkan profitabilitas diposisikan sebagai variabel mediasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang diaudit dan dianalisis dengan SmartPLS 3.0 melalui pengujian model dalam dan luar. Hasil empiris menunjukkan bahwa baik ukuran perusahaan maupun FCF tidak memiliki dampak langsung pada harga saham, sedangkan profitabilitas menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Selain itu, baik FCF maupun ukuran perusahaan ditemukan secara signifikan memengaruhi profitabilitas. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa profitabilitas berhasil memediasi hubungan antara ukuran perusahaan dan harga saham, meskipun tidak memediasi hubungan antara FCF dan harga saham.
Copyrights © 2026