Konsumen modern yang semakin cerdas dan kritis, didorong oleh akses informasi berbasis teknologi, menuntut transparansi dan inovasi. Hal ini memaksa bisnis untuk beradaptasi dalam memenuhi ekspektasi tinggi sekaligus menghadapi tantangan berupa penurunan loyalitas konsumen dan meningkatnya potensi brand switching.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga, promosi, dan ketidakpuasan terhadap brand switching. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel berupa pengguna layanan provider telekomunikasi yang berada di wilayah DKI Jakarta.. Responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan total sampel sebanyak 175 orang. Pengujian hipotesis dilakukan melalui metode Structural Equation Modeling (SEM) yang dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Harga berpengaruh terhadap brand switching, (2) Promosi berpengaruh terhadap brand switching, dan (3) Ketidakpuasan juga berpengaruh terhadap brand switching.Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman terhadap perilaku konsumen sebagai acuan bagi berbagai pihak, termasuk pelaku bisnis, akademisi, dan pembuat kebijakan, dalam menyusun strategi untuk mengelola loyalitas pelanggan dan mengurangi potensi brand switching. Pemahaman yang lebih komprehensif terhadap perilaku konsumen diharapkan mampu mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat di tengah persaingan.
Copyrights © 2026