Penelitian ini mengkaji penggunaan aposisi dalam cerita pendek (cerpen) sebagai unsur yang tidak hanya berfungsi secara sintaksis, tetapi juga sebagai strategi naratif dan stilistika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis aposisi serta mengungkap motif penggunaannya dalam cerpen yang merujuk pada teori (Alwi et al. 2010; Ardhian, 2013). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsi dengan teknik pengumpulan data melalui teknik sadap. Sumber data yang dipilih, yakni tujuh cerpen yang diterbitkan di situs web cerpenkompas.wordpress.com dengan penulis Eka Kurniawan, Agus Noor, dan Eka Arief Setyawan. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan teori, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis aposisi, yakni (1) aposisi penuh, (2) aposisi sebagian, dan (3) aposisi mewatasi dengan ditemukan variasi subjenis. Selain itu, ditemukan lima motif penggunaan aposisi sebagai fungsi naratif, yakni (i) edukasi atau kecukupan informasi, (ii) pembangunan citra tokoh, (iii) penekanan emosi, (iv) pembangunan latar, dan (v) pembangunan identitas tokoh. Temuan ini mengungkapkan bahwa pilihan aposisi terhadap tiga penulis tersebut tidak hanya berfungsi secara gramatikal, tetapi memperkuat gaya bercerita dalam membangun makna dan estetika karya sastra.
Copyrights © 2026