Situs web portal berita Polres Bantul dibina sebagai sarana informasi khalayak yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Namun, taraf pengakuan serta keberlanjutan naragunaannya masih perlu dikaji, khususnya terkait faktor-faktor yang memengaruhi pengakuan rekayasa. Eksplorasi ini bertujuan mengkaji pengakuan naraguna mengenai situs web portal berita Polres Bantul mangaplikasikan Technology Acceptance Model (TAM), dengan variabel Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Attitude Toward Using (ATU), dan Behavioral Intention to Use (BITU). Eksplorasi dilaksanakan melalui penyebaran angkat kepada 50 responden naraguna situs web. Uji kredibelitas menampakkan Karena r hitung lebih besar dari r tabel (0,279), semua item proposisi kredibel, dan uji reliabilitas menghasilkan bobot alfa Cronbach sebesar 0,768 (lebih dari 0,6), yang menampakkan bahwa peranti eksplorasi adalah reliabel. Hasil analisis regresi menampakkan bahwa: (1) PEOU memiliki imbas yang signifikan terhadap PU, (2) PEOU memiliki imbas yang signifikan terhadap ATU, (3) PU memiliki imbas yang signifikan terhadap ATU, dan (4) ATU memiliki imbas yang signifikan terhadap BITU. Hasil tersebut menegaskan bahwa kegunaan (PU) memiliki imbas paling dominan dalam membentuk perangai dan memacu niat naragunaan. Meskipun kemudahan naragunaan (PEOU) juga berperan, faktor kegunaan lebih menentukan pengakuan naraguna mengenai rekayasa. Oleh karena itu, pengembangan situs web portal berita Polres Bantul perlu memprioritaskan peningkatan dimensi user-friendly, penyajian konten yang relevan, serta pengalaman naraguna yang optimal agar dapat mengoptimalkan pengakuan dan keberlanjutan naragunaan di kalangan masyarakat.
Copyrights © 2025