Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy dan work engagement terhadap kinerja karyawan pada CV. Makmur Jaya Distribusindo di Bandung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan CV. Makmur Jaya Distribusindo yang berjumlah 34 orang, dan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor variabel self-efficacy sebesar 4,10 termasuk dalam kategori tinggi, work engagement sebesar 3,75 termasuk kategori tinggi, dan kinerja karyawan sebesar 4,02 juga termasuk kategori tinggi. Uji regresi linier berganda menghasilkan persamaan Y=−0,636+0,752X1+0,768X2Y = -0,636 + 0,752X_1 + 0,768X_2Y= −0,636 + 0,752X1+ 0,768X2, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,810, yang berarti 81% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh self-efficacy dan work engagement. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 4,630; p < 0,001), demikian pula work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,603; p = 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F = 66,145; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa keyakinan diri dan keterikatan kerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Perusahaan disarankan untuk memperkuat self-efficacy melalui pelatihan dan pembinaan, serta meningkatkan work engagement dengan menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan menantang.
Copyrights © 2025