Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penempatan kerja dan beban kerja terhadap turnover intention dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan outsourcing PT Virtus Facility Service. Metode yang digunakan adalah deskriptif-verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 77 responden dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan kerja berada pada kategori “sedang” dengan kecenderungan positif, beban kerja berada pada kategori “sedang” namun mengindikasikan adanya tuntutan fisik dan mental yang tinggi, motivasi kerja berada pada kategori “sedang”, sedangkan turnover intention berada pada kategori “sedang” dengan kecenderungan meningkat jika tersedia peluang kerja yang lebih menarik. Secara empiris, penempatan kerja dan beban kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketepatan penempatan kerja, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta penguatan faktor motivasional menjadi aspek strategis dalam menekan kecenderungan karyawan untuk berpindah kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT Virtus Facility Service dalam merancang kebijakan retensi karyawan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025