Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan technology recognition model (TAM) terhadap efektivitas penggunaan Self Check-In Counter oleh penumpang yang berangkat di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 332 penumpang yang berangkat menggunakan self check-in counter, dan sampel yang telah memenuhi kriteria sebanyak 158 responden dengan menggunakan pendekatan systematic sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Model (SEM) dengan alat analisis menggunakan software Smart-PLS 3.2.9. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara perceived usefulness terhadap behavioral use intentions, perceived ease of use terhadap behavioral use intentions, perceived usefulness terhadap effectiveness of use, perceived ease of use terhadap effectiveness of use, dan behavioral use intentions terhadap effectiveness of use. Sementara itu, behavioral use intentions dinyatakan mampu memediasi hubungan antara perceived usefulness terhadap effectiveness of use dan hubungan antara perceived ease of use terhadap effectiveness of use. Studi ini merekomendasikan agar manajemen Angkasa Pura Indonesia merancang dan menerapkan kebijakan yang berfokus pada pemeliharaan rutin fasilitas Konter Check-In Mandiri. Selain itu, manajemen juga perlu memperkuat aspek layanan dengan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada penumpang.
Copyrights © 2026