Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan lokasi cabang baru PT. Adi Sarana Armada Tbk (Assa Rent) di Kota Bandung, dengan fokus pada penggabungan dua divisi usaha, yaitu divisi rental dan divisi lelang kendaraan. Permasalahan utama yang dihadapi saat ini meliputi keterbatasan lahan parkir, biaya mobilisasi kendaraan antar lokasi, serta ketergantungan pada vendor eksternal untuk penitipan kendaraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kepentingan masing-masing kriteria, serta metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menilai dan membandingkan alternatif lokasi berdasarkan kriteria-kriteria utama, yaitu: ketersediaan lahan, aksesibilitas, biaya operasional, dan kedekatan dengan pasar. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan kuesioner kepada para pengambil keputusan di perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga metode menghasilkan kecenderungan yang serupa, di mana lokasi PO menjadi alternatif paling layak sebagai lokasi cabang baru. Sementara itu, posisi kedua dan ketiga secara konsisten ditempati oleh lokasi Cibiru dan Jl. Rumah Sakit.
Copyrights © 2026