Ctenocephalides felis merupakan ektoparasit yang paling umum ditemukan pada kucing dan anjing dengan kemampuan adaptasi yang tinggi dan distribusi yang luas pada lingkungan peridomestik. Review ini membahas tentang aspek biologi dan morfologi C. felis termasuk perkembangan telur, larva, pupa dan dewasa, serta peranannya sebagai vektor berbagai patogen. Secara klinis, infestasi C. felis dapat menyebabkan pruritus, dermatitis alergi (FAD), lesi kulit, dan anemia pada kasus berat. Selain dampak langsung pada kesehatan C. felis berpotensi sebagai vektor dalam penularan patogen zoonotik seperti Rickettsia spp. dan Bartonella spp. Pentingnya pendekatan pengendalian terpadu yang mencakup terapi pada hewan, sanitasi lingkungan, dan pemantauan kesehatan pada hewan peliharaan (kucing dan anjing).
Copyrights © 2025