Laporan keuangan yang akurat dan andal sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan ekonomi oleh berbagai pemangku kepentingan. Salah satu elemen utama dalam laporan keuangan adalah akun pendapatan, yang sering kali menjadi indikator utama kinerja perusahaan. Seiring dengan perkembangan standar akuntansi di Indonesia, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menerbitkan PSAK 115 sebagai revisi administratif dari PSAK 72, yang mengatur pengakuan pendapatan berbasis kontrak dengan pelanggan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PSAK 115 dan pengaruhnya terhadap akurasi pelaporan pendapatan dalam laporan keuangan. Kajian dilakukan dengan metode studi literatur, mencakup analisis standar akuntansi, e-book, serta jurnal akademik terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa PSAK 115 memberikan pedoman yang lebih sistematis melalui lima tahapan pengakuan pendapatan, sehingga meningkatkan konsistensi, transparansi, dan akurasi laporan keuangan. Perbandingan antara praktik sebelum dan sesudah penerapan PSAK 115 memperlihatkan perbaikan dalam ketepatan waktu pengakuan dan pencerminan substansi ekonomi transaksi. Kajian ini merekomendasikan agar perusahaan memperkuat pemahaman dan penerapan PSAK 115 guna meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara menyeluruh.
Copyrights © 2025