Pelayanan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) pada balita merupakan langkah penting dalam upaya pemantauan dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak. Namun, pencapaian cakupan DDTK di wilayah Puskesmas Kecamatan Panti Kabupaten Jember belum mencapai target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dengan kinerja bidan dalam pelaksanaan DDTK di Posyandu. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 20 bidan yang diambil secara total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan checklist, serta analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi dan kinerja bidan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,445 dan p = 0,049. Artinya, semakin tinggi motivasi bidan, semakin baik pula kinerjanya dalam pelaksanaan program DDTK. Diperlukan upaya peningkatan motivasi melalui pelatihan, dukungan institusi, dan insentif untuk mendorong kinerja optimal. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi pengambil kebijakan di sektor kesehatan untuk meningkatkan pencapaian cakupan DDTK balita di tingkat pelayanan dasar.
Copyrights © 2025